Langsung ke konten utama

Implementasi API CRUD PHP Menggunakan Flutter

 Implementasi API CRUD Menggunakan Flutter

Nama : Wirda Nissa

NIM : 2201091015


1. Melakukan register terlebih dahulu


2. Selanjutnya, melakukan login berdasarkan email dan password yang sudah didaftarkan


3. Tampilan setelah login yaitu list pegawai 


4. Selanjutnya, saya ingin menambahkan data pegawai baru dengan klik icon tambah (+)


                        Data pun berhasil ditambahkan di list pegawai


5. Selanjutnya, saya ingin mengedit data Aurel menjadi Aurel Hermansyah dengan alamat Padang jadi Batusangkar. 

Data Aurel pun sudah terubah otomatis


6. Saya akan menghapus data Aurel tadi 

Data Aurel pun berhasil dihapus


Sekian, thank you ^^
Selamat mencoba ^^















Komentar

Postingan populer dari blog ini

Docker Network: Let's connect with SQL

  DOCKER NETWORK Tutorial membuat docker network Nama : Wirda Nissa Nim : 2201091015 docker run --name mysql -e MYSQL_ROOT_PASSWORD=123456 -e MYSQL_ROOT_HOST=% -e MYSQL_DATABASE=coba -v C:/network/mysql_data:/var/lib/mysql -d mysql Docker images Docker ps -a docker network create network1 Docker network ls docker inspect --type=container mysql docker network connect network1 mysql docker inspect --type=container mysql docker run --name phpmyadmin -d -e PMA_HOST=172.18.0.2 -p 8082:80 phpmyadmin docker inspect --type=container phpmyadmin docker network connect network1 phpmyadmin docker inspect --type=container phpmyadmin Login phpmyadmin 8082:80 docker run --name phpmyadmin2 -d -e PMA_HOST=mysql -p 8083:80 phpmyadmin docker inspect --type=container phpmyadmin2 docker network connect network1 phpmyadmin2 docker inspect --type=container phpmyadmin2 Silakan cek containers docker  Silakan cek images docker  

A Negatif thought you don’t want anymore

Berbicara tentang A Negatif thought you don’t want anymore tentu aku pernah mengalaminya. Ketika pikiran negative merangsang keotakku maka apa yang akan aku lakukan?tentu saja kadang aku merasa kecewa,sedih,marah,dan kesal. Waktu itu ketika aku menulis naskah novel anak-anak membuatk u putus asa dan terus berpikir negative, karena ceritaku yang selalu ditolak. Aku selalu berpikir “Apa mungkin penerbit cuma menerbitkan naskah yang penulisnya itu itu saja? Penulis yang sudah terkenal dan punya banyak fans, punya banyak karya,” itulah yang selalu kupikirkan. Setiap aku mau menulis, pasti aku merasa takut untuk karyaku ditolak karena, jujur sebagai penulis pemula pasti ingin dapat menerbitkan karyanya dan menjadikan semuanya menjadi kenangan yang indah sehingga memiliki motivasi tetap untuk menulis. Ketika baru buka micrsoft word, kata-kata itu lagi tergiang-giang ditelingaku membuatku ragu untuk menulis dan kata-kata itu berhasil mematahkan semangatku dalam menulis. Lambat...